Selamat Datang di Credit Union Likku Aba

FEATURE

LEWA: SAYAP BARU, HARAPAN BARU CU LIKKU ABA

Share:
LEWA: SAYAP BARU, HARAPAN BARU CU LIKKU ABA

Sejak 25 Juli 2025, sejarah baru ditorehkan oleh CU Likku Aba. Hari itu, di Jl. Pameti Karata, Kelurahan Lewapaku, Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, resmi berdiri Kantor Pelayanan (KP) Lewa. Dari sinilah dimulai pelayanan tetap untuk anggota di Sumba Timur, yang sebelumnya hanya dilayani secara periodik dari Kantor Pusat di Tambolaka.

Pembukaan KP Lewa bukan sekadar peristiwa administratif. Ia adalah tanda bahwa CU Likku Aba benar-benar menjejakkan kaki di tanah yang lebih luas, menembus batas, dan mengulurkan tangan kepada lebih banyak saudara. KP Lewa adalah sayap baru yang membuat CULA terbang semakin jauh.

Semangat dari Akar Rumput

KP Lewa diperkuat oleh tiga pegawai yang setiap hari hadir melayani. Namun daya geraknya bukan hanya dari kantor kecil di pinggir jalan, melainkan dari 10 orang Kelompok Inti (Pokti) dan anggota potensialyang aktif, militan, dan siap berkorban waktu maupun tenaga. Bersama-sama, mereka merawat lima komunitas teritori yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumba Timur.

Jumlah anggota di KP Lewa memang masih 335 orang. amun jumlah itu bukan hambatan bagi kiprah nyata yang terus berkembang. Justru dari komunitas kecil inilah terasa denyut kehidupan yang segar. Mereka tidak sekadar menjadi anggota, melainkan pejuang—setia, militan, dan penuh komitmen. Bahkan dengan semangat tinggi, mereka menargetkan agar pada akhir tahun 2025 nanti, KP Lewa mampu menumbuhkan jumlah anggota menjadi 500 orang. Target yang berani, tetapi bukan mustahil bila dilihat dari api yang menyala di mata para anggota.

Awal yang Menggugah Semangat

Dari sisi finansial, kiprah KP Lewa juga patut diapresiasi. Per September 2025, total aset yang tercatat mencapai Rp3.312.441.063. Dari jumlah itu, pinjaman beredar sebesar Rp2.925.153.075, dengan Kredit Lalai sebesar Rp291.238.175 atau 9,96%. Memang, angka Kredit Lalai masih menjadi tantangan serius. Tetapi tantangan itulah yang membentuk daya juang. Dua fokus utama KP Lewa ke depan jelas: pertumbuhan anggota dan penurunan KL.

Meski baru beberapa bulan berjalan, aktivitas pelayanan di KP Lewa tidak pernah sepi. Pelayanan simpan pinjam berjalan setiap hari. Pendaftaran anggota baru terus bertambah. Sosialisasi dan motivasi dilaksanakan di berbagai titik komunitas. Pertemuan Pokti menjadi ruang belajar bersama yang menyalakan optimisme. Ada gairah, ada riak semangat, ada denyut yang terus mengalir.

Harapan yang Menyala

Bagi CU Likku Aba, KP Lewa bukanlah “anak tiri”. Ia adalah bagian tubuh yang sama pentingnya dengan Kantor Pusat. Dari Lewa, wajah baru CULA sedang dibentuk: wajah yang tangguh, bersahaja, tetapi penuh daya. Para anggota di Lewa bukan sekadar penerima layanan, tetapi motor yang mendorong gerakan ini ke depan.

Kita percaya, di tanah yang keras, bunga bisa tumbuh bila ada air dan cahaya. Demikian pula CU di Lewa: di tengah keterbatasan, harapan itu tetap menyala. Setiap rupiah yang ditabung, setiap pinjaman yang dimanfaatkan dengan bijak, setiap pertemuan yang diikuti dengan setia—semuanya adalah bata yang menyusun bangunan masa depan CULA di Sumba Timur.

KP Lewa hadir untuk menunjukkan bahwa Credit Union bukan hanya milik orang kota atau mereka yang mapan. Credit Union adalah milik semua, terutama mereka yang berjuang dari bawah.

Sayap Harapan dari Timur

Hari ini, KP Lewa mungkin masih kecil. Tetapi percayalah, dari sinilah sayap besar itu akan tumbuh. Dari Lewa, CULA belajar arti ketekunan, kesetiaan, dan semangat pantang menyerah. Dan pada waktunya, KP Lewa akan berdiri sebagai pilar kuat di timur Sumba—bukan sekadar pelengkap, tetapi pusat harapan.

Karena itu, setiap anggota di Lewa berhak merasa bangga: Mereka adalah denyut nadi yang menghidupi gerakan ini.

Dan di ujung semua semangat itu, kita bisa dengan lantang berkata: "Lewa adalah harapan dan masa depan CU Likku Aba di Bumi Matawai Amahu Pada Njara Hamu."

.

Author Image

Ketua Pengurus CU Likku Aba

Artikel Terkait: