DARI ASET KE HARAPAN: OPINI TENTANG ABCD DI CU LIKKU ABA
Seringkali kita menatap Sumba dari permukaan: sabana luas yang kering, rumah-rumah sederhana, akses pendidikan dan kesehatan yang terbatas. Namun, bila kita melihat lebih seksama, Sumba menyimpan permata yang tersembunyi—tanah yang bisa diolah, ternak yang dipelihara, kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun, ikatan keluarga yang erat, dan senyum hangat masyarakatnya. Semua itu adalah aset berharga, menunggu disentuh, diberdayakan, dan dihidupkan.
Dalam konteks ini, Credit Union Likku Aba (CULA) hadir bukan sekadar sebagai lembaga keuangan, melainkan sebagai motor pemberdayaan. Metode ABCD (Asset-Based Community Development) mengajarkan kita untuk memulai dari apa yang sudah ada, bukan dari kekurangan. Dari aset sederhana, lahirlah kekuatan yang mampu mengubah kehidupan.

Melihat Emas di Padang Sabana - Discovery
Aset di Sumba bukan sekadar materi; ia hidup dalam jiwa masyarakatnya. Tanah yang tampak kering adalah ladang harapan yang menunggu untuk disentuh, ternak yang dipelihara adalah modal keberlanjutan, dan budaya serta kearifan lokal adalah peta kehidupan. CULA hadir untuk membantu anggota menemukan harta tersembunyi ini, menyalakan kesadaran bahwa setiap kekuatan kecil yang dimiliki bisa menjadi titik awal perubahan yang besar. Seperti cahaya pagi menembus kabut sabana, kesadaran ini perlahan membimbing langkah nyata.
Menyulam Mimpi, Menata Harapan - Dream
Setiap keluarga di Sumba menyimpan mimpi tulus: anak-anak menempuh pendidikan lebih tinggi, keluarga hidup sehat, rumah tangga memiliki penghasilan cukup. Dengan ABCD, CULA menjadi teman setia dalam menyulam mimpi itu, menuntun anggota merangkai harapan dari potensi yang mereka miliki. Mimpi-mimpi sederhana itu, bila dijaga dan disulam dengan cermat, menjadi benih masa depan yang kuat dan berbuah nyata.

Dari Mimpi ke Rencana Nyata - Define
Seorang anggota dengan sepetak lahan kecil dapat menanam rosella, jagung, atau kacang tanah; bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai sumber penghasilan dan pembelajaran. Anggota lain yang piawai menenun ikat bisa memasarkan karya mereka melalui fasilitasi CULA. Langkah-langkah sederhana ini membumi, nyata, dan penuh makna, karena dari yang kecil dapat lahir perubahan besar. Seperti benih yang jatuh ke tanah, setiap langkah ini menunggu waktu untuk tumbuh menjadi pohon harapan.
Saatnya Bertindak, Saatnya Berdaya – Destiny
Keberhasilan bukan diukur dari besarnya proyek atau jumlah dana, tetapi dari aksi nyata setiap anggota. Menanam satu petak jagung, menabung secara disiplin, membimbing kelompok belajar—semua adalah wujud Destiny. CULA hadir sebagai pendamping yang memberi arah dan semangat, bukan sekadar pemberi bantuan instan. Dengan begitu, anggota belajar bahwa kekuatan untuk berubah selalu berada di tangan mereka sendiri, dan setiap tindakan, sekecil apapun, memiliki arti.

Setia untuk Sejahtera
ABCD di CU Likku Aba berarti menatap sabana Sumba dengan mata penuh harapan, bukan sekadar melihat kekurangan. Melangkah setapak demi setapak dari aset yang ada, kita menyalakan keyakinan bahwa masyarakat Sumba mampu berdiri tegak, mengolah potensi yang dimiliki, dan membangun masa depan dari tangan mereka sendiri. Kini saatnya kita semua—anggota dan komunitas—setia pada aset yang kita miliki, karena dari kesetiaan itu, kesejahteraan akan tumbuh, perlahan namun pasti, seperti rerumputan sabana yang hijau kembali setelah hujan.
Penulis: Gabriel Tanggu
Ketua Pengurus CU Likku Aba
Ketua Pengurus CU Likku Aba



